Akudankotaku | Ironi Karya Algi Febri Sugita
15781
single,single-post,postid-15781,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,vertical_menu_enabled,qode-title-hidden,side_area_uncovered_from_content,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-7.5,wpb-js-composer js-comp-ver-4.5.3,vc_responsive
Aku dan Kotaku_BDG_AFS-01_low

Ironi Karya Algi Febri Sugita

Ide awal membuat projek foto ini berangkat dari pertanyaan yang timbul dari dalam diri, saya melihat fenomena tren cosplayer yang berada di Jalan Asia Afrika mulai menggeser identitas Jalan Asia Afrika yang sangat bersejarah. Saya melihat fenomena ini cukup “ironi” karena sekarang beberapa wisatawan baik dari luar maupun dalam Kota Bandung lebih mengenal Jalan Asia Afrika identik dengan para cosplayernya dibandingkan dengan sejarah dari Gedung Merdeka maupun Jalannya sendiri.

Profil Fotografer
Algi Febri Sugita lahir di Bandung, Indonesia pada tahu 1997. Ia seorang mahasiswa IT yang menyukai dunia fotografi. Kecintaannya dengan fotografi dimulai awal 2015. Algi mulai bergabung dengan komunitas-komunitas fotografi yang ada di Kota Bandung. Kemudian, ia mengikuti workshop Fotografi Jurnalistik bersama Antara Foto (Kilas Balik) pada tahun 2017 di Galeri Foto Jurnalistik Antara.

Ironi karya Algi Febri Sugita ini merupakan hasil akhir dari program workshop Aku dan Kotaku Bandung: Melihat, Merasa, dan Merekam Kota yang diselenggarakan pada 4-7 Juli 2018 di Bandung Creative Hub, Bandung, difasilitasi oleh Rosa Panggabean.

No Comments

Post A Comment